Perlukah Transparansi Pendanaan Demonstrasi (opens original article in a new tab)
Pengurus BEM Universitas Bung Karno menerima suap Rp 20 juta dari alumnus untuk menghentikan demonstrasi di Istana Negara, rektorat menonaktifkan status mereka, dan transparansi pendanaan demonstrasi tidak melalui anggaran publik.
- Pengurus BEM Universitas Bung Karno menerima suap Rp 20 juta dari alumnus untuk menghentikan demonstrasi di Istana Negara
- Rektorat menonaktifkan status kemahasiswaan pengurus BEM setelah pengakuan suap tersebut
- Transparansi pendanaan demonstrasi tidak melalui anggaran publik, tetapi dari aliansi atau organisasi internal
- Peneliti FITRA menegaskan dana demonstrasi harus dipertanggungjawabkan secara terbuka oleh pihak yang mendanai
- Deddy Sitorus meminta Wakil Presiden Gibran mengklarifikasi dugaan suap yang diterima pengurus BEM
Conversation
No comments yet
Threaded discussion is coming next — this is where the community conversation about this story will live.