OJK Imbau Perbankan Waspadai Penurunan Daya Beli dan PHK (opens original article in a new tab)
OJK mengimbau perbankan mewaspadai risiko kredit akibat volatilitas ekonomi global dan domestik, termasuk penurunan daya beli dan ancaman PHK. Meski demikian, kondisi likuiditas dan permodalan perbankan tetap kuat.
- OJK mengimbau perbankan mewaspadai dampak volatilitas ekonomi global dan domestik terhadap risiko kredit
- Penurunan daya beli masyarakat dan ancaman PHK dianggap sebagai risiko kredit yang perlu diperhatikan
- NPL April 2026 tercatat 2,17 persen, LDR 86,88 persen, AL/NCD 111,13, dan AL/DPK 25,39 persen
- Perbankan melakukan stress test secara mandiri dan oleh OJK untuk menghadapi risiko perubahan makroekonomi
Conversation
No comments yet
Threaded discussion is coming next — this is where the community conversation about this story will live.