Jepang Mulai Kewalahan, Siapkan Regulasi Limbah Baterai EV (opens original article in a new tab)
Jepang mulai kewalahan mengelola limbah baterai kendaraan listrik (EV) dan bersiap mengatur sistem daur ulang seiring peningkatan volume buangan yang signifikan hingga 2040. Kementerian Lingkungan Hidup dan METI akan membentuk kelompok kerja untuk merancang sistem daur ulang yang lebih efektif. Saat ini, sistem sukarela tidak mampu mengimbangi pertumbuhan limbah baterai dan berisiko memicu pembuangan ilegal. Daur ulang baterai EV dianggap penting untuk memperkuat ketahanan sumber daya dan keamanan ekonomi Jepang.
- Jepang memperkirakan volume limbah baterai EV akan meningkat dari 50.000 unit pada 2026 menjadi 400.000 unit pada 2040
- Kementerian Lingkungan Hidup dan METI akan membentuk kelompok kerja untuk mengatur sistem daur ulang baterai EV
- Sistem sukarela saat ini tidak mampu mengimbangi pertumbuhan limbah baterai dan berisiko memicu pembuangan ilegal
- Daur ulang baterai EV dianggap penting untuk memperkuat ketahanan sumber daya dan keamanan ekonomi Jepang
Conversation
No comments yet
Threaded discussion is coming next — this is where the community conversation about this story will live.