DPR Dukung Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer (opens original article in a new tab)
Anggota DPR mendukung usul penghibahan motor listrik hasil pengadaan yang diduga dikorupsi kepada guru honorer, meskipun ada penolakan terhadap pengadaan tersebut karena dianggap tidak diperlukan.
- Anggota DPR mendukung penghibahan motor listrik yang diduga dikorupsi kepada guru honorer
- Yahya Zaini menolak pengadaan 21 ribu unit motor listrik karena tidak diperlukan oleh SPPI
- Komisi IX DPR mengaku tidak mendapat informasi sejak awal pengadaan motor listrik
- Agustina Arumsari menyatakan aset yang telah dibelanjakan menggunakan uang negara harus dimaksimalkan pemanfaatannya
- valence': 0,
Conversation
No comments yet
Threaded discussion is coming next — this is where the community conversation about this story will live.