Skip to content
24/7NewsPaper
Back to feed
CNBC Indonesiacnbcindonesia.com

Video: Nyontek China, Ini Kunci RI Gali Potensi Logam Tanah Jarang (opens original article in a new tab)

TL;DR

Indonesia menekankan pentingnya pengelolaan logam tanah jarang dan nikel untuk memperkuat ekosistem mineral, dengan mengambil contoh dari China, Australia, dan Amerika Serikat. Indonesia memiliki sumber daya besar namun cadangan yang siap ditambang masih kecil, sehingga diperlukan eksplorasi, hilirisasi, serta pembentukan BIM dan Perminas.

  • Indonesia mengakui pentingnya pengelolaan mineral kritis seperti logam tanah jarang dan nikel untuk memperkuat ekosistem mineral.
  • Indonesia memiliki sumber daya logam tanah jarang sebesar 136,2 juta ton dalam bentuk bijih dan 118 ribu ton dalam bentuk logam, tetapi cadangan yang siap ditambang masih kecil.
  • Irwandy Arif menyarankan pengembangan eksplorasi, hilirisasi, serta pembentukan Badan Industri Mineral (BIM) dan Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) untuk mengembangkan logam tanah jarang.

Conversation

No comments yet

Threaded discussion is coming next — this is where the community conversation about this story will live.