Pindah Garap AI, Karyawan Curhat Serasa Kerja Paksa di Penjara (opens original article in a new tab)
Karyawan Meta yang dipindahkan ke divisi AI mengeluhkan kondisi kerja yang buruk, dengan beberapa menyebutnya 'seperti gulag'. Pemindahan ini dilakukan karena kebutuhan pelatihan model AI, tetapi memicu protes internal dan petisi dari ratusan karyawan.
- Karyawan Meta yang dipindahkan ke divisi AI mengeluhkan kondisi kerja yang buruk, bahkan menyebutnya 'seperti gulag'.
- Pemindahan karyawan dilakukan karena model AI Meta masih memerlukan bantuan manusia untuk tugas teknis seperti pemrograman.
- Lebih dari 1.600 karyawan Meta menandatangani petisi menentang program pemantauan aktivitas mereka untuk pelatihan AI.
- CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengakui tekanan yang dialami karyawan dan berjanji akan memperbaiki situasi.
Conversation
No comments yet
Threaded discussion is coming next — this is where the community conversation about this story will live.