Perbanas Ungkap Masalah Struktural Penyebab Kredit UMKM Lesu (opens original article in a new tab)
Perbanas menyatakan bahwa penurunan kredit UMKM disebabkan oleh permintaan yang rendah dari pelaku UMKM yang merasa tidak membutuhkan pinjaman, meskipun penawaran kredit dari perbankan relatif tinggi.
- Perbanas mengungkapkan bahwa laju pertumbuhan kredit UMKM lesu karena mayoritas pelaku UMKM merasa tidak perlu pinjaman.
- Pertumbuhan kredit UMKM menunjukkan pelemahan sejak akhir 2022 dan masuk zona negatif pada akhir 2025.
- Hampir 90% UMKM formal dan informal tidak mengajukan kredit karena merasa belum membutuhkan pinjaman, dengan pembiayaan usaha hampir 90% berasal dari dana pribadi.
Conversation
No comments yet
Threaded discussion is coming next — this is where the community conversation about this story will live.