BMKG Ungkap Potensi Risiko Likuifaksi dan Longsor Usai Gempa Palu (opens original article in a new tab)
BMKG menyatakan potensi likuifaksi dan longsor setelah gempa Palu 6,7 skala Richter, meski hingga saat ini belum ada laporan kerusakan signifikan. Pihak BMKG mencatat 20 gempa susulan dengan magnitudo terbesar 5,1, dan memperkirakan frekuensi serta kekuatannya akan semakin berkurang. Wijayanto menyatakan likuifaksi tidak terjadi di semua wilayah, hanya wilayah tertentu dengan kondisi tanah berpasir dan air tanah tinggi.
- BMKG menyatakan potensi likuifaksi setelah gempa Palu 6,7 skala Richter
- Beberapa wilayah di Palu berisiko likuifaksi karena kondisi tanah berpasir dan air tanah tinggi
- Belum ada laporan kerusakan akibat likuifaksi atau longsor pasca gempa, hanya kerusakan bangunan ringan
- BMKG mencatat 20 gempa susulan setelah gempa utama, dengan magnitudo terbesar 5,1
- Gempa susulan diperkirakan semakin jarang dan lemah seiring waktu
- Tidak ada laporan kerusakan signifikan akibat likuifaksi seperti pada gempa 2018
Conversation
No comments yet
Threaded discussion is coming next — this is where the community conversation about this story will live.