BI Rate Naik Agresif, Bom Waktu Properti RI Mulai Berdetak (opens original article in a new tab)
Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan secara agresif, memengaruhi sektor properti dengan perlambatan kredit ritel dan peningkatan kredit konstruksi. Risiko likuiditas meningkat karena beban bunga yang lebih tinggi dan penurunan daya beli masyarakat.
- BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 100 bps dari 4,75% ke 5,75% pada Mei 2026
- Pertumbuhan kredit properti melambat menjadi 4,8% (yoy) untuk KPR dan KPA pada April 2026
- Ekspansi kredit konstruksi melonjak 46,0% (yoy) pada April 2026, sementara daya serap pasar ritel melemah
Conversation
No comments yet
Threaded discussion is coming next — this is where the community conversation about this story will live.