55.000 Buruh Terancam PHK, Ternyata Begini Kondisi Pabrik Keramik RI (opens original article in a new tab)
Industri keramik nasional menghadapi tekanan berat akibat kekurangan pasokan gas industri yang menyebabkan penurunan produksi dan ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 55.000 buruh. Realisasi Alokasi Gas Industri Tertentu (AGIT) Januari hingga Mei 2026 hanya mencapai 47,5% dari kebutuhan yang ditetapkan, menyebabkan biaya gas melonjak hingga rata-rata US$15-16 per MMBTU, jauh di atas harga HGBT yang dipatok sebesar US$7 per MMBTU.
- Industri keramik nasional menghadapi tekanan berat akibat menipisnya pasokan gas industri
- Realisasi Alokasi Gas Industri Tertentu (AGIT) Januari hingga Mei 2026 hanya mencapai 47,5% dari kebutuhan yang ditetapkan
- Biaya gas yang ditanggung industri keramik melonjak hingga rata-rata US$15-16 per MMBTU, jauh di atas harga HGBT yang dipatok sebesar US$7 per MMBTU
- ASAKI memperkirakan industri masih dapat beroperasi secara kompetitif jika harga gas rata-rata berada di kisaran US$7-9 per MMBTU
Conversation
No comments yet
Threaded discussion is coming next — this is where the community conversation about this story will live.