Skip to content
24/7NewsPaper
Back to feed
Antara — Terkiniantaranews.com

Wamenko Pangan tekankan ternak integrasi atasi defisit daging nasional (opens original article in a new tab)

TL;DR

Wamenko Pangan Hanif Faisol Nurofiq menekankan model integrasi perkebunan kelapa sawit dengan peternakan sapi sebagai solusi strategis untuk mengatasi defisit daging nasional dan meningkatkan produktivitas lahan secara berkelanjutan. Program SISKA di Kalimantan Selatan telah meningkatkan populasi sapi dan menawarkan manfaat ekonomi serta lingkungan. Pemerintah akan mengembangkan program ini lebih lanjut bersama kementerian terkait.

  • Wamenko Pangan Hanif Faisol Nurofiq menilai integrasi perkebunan kelapa sawit dengan peternakan sapi sebagai solusi strategis untuk mengatasi defisit daging nasional
  • Program SISKA di PT Buana Karya Bhakti meningkatkan populasi sapi dari 300 menjadi 1.500 ekor di lahan 16 ribu hektare
  • Potensi integrasi sawit-sapi di Kalimantan Selatan mampu menampung 20 ribu ekor sapi untuk mengurangi kekurangan 20 ribu ekor sapi potong
  • Integrasi ini juga menekan biaya pembersihan gulma hingga 50-70 persen dan meningkatkan kesuburan tanah melalui kotoran sapi
  • Pemerintah akan mengembangkan program SISKA dengan kementerian terkait untuk menciptakan iklim usaha berkelanjutan

Conversation

No comments yet

Threaded discussion is coming next — this is where the community conversation about this story will live.