Pengamat sebut demonstrasi bayaran dapat rusak demokrasi (opens original article in a new tab)
Pengamat menyatakan demonstrasi bayaran dapat merusak demokrasi karena tidak murni menyampaikan aspirasi rakyat, dan meminta pemerintah menindak tegas pelakunya. Kasus ini muncul setelah BEM UBK mengakui menerima uang Rp20 juta untuk pemindahan lokasi unjuk rasa.
- Pengamat komunikasi politik menyatakan demonstrasi bayaran merusak demokrasi karena tidak murni menyampaikan aspirasi rakyat
- Presiden Prabowo diminta menindak tegas demonstran bayaran dan dalangnya yang dianggap merusak demokrasi
- Kasus demonstrasi bayaran muncul setelah BEM UBK mengakui menerima uang Rp20 juta untuk pemindahan lokasi unjuk rasa
- IKA UBK mengecam oknum BEM yang diduga menerima uang dari pihak tertentu
Conversation
No comments yet
Threaded discussion is coming next — this is where the community conversation about this story will live.